New media? apa itu new media? Hari ini, banyak sekali orang yang bertanya-tanya tentang arti sebenarnya dari new media. Padahal sebenarnya new media tidak mengandung arti yang jelas. New media itu semacam istilah perkembangan zaman di masa sekarang. Manfaat dan artinya tidak bisa diuraikan secara jelas, tetapi dapat kita rasakan. Jika diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, “new” itu berarti baru dan berhubungan dengan waktu. Ini menandakan ada sesuatu yang baru di era ini. Semacam pergantian media dari yang masih manual (jadul.red) ke media yang lebih canggih. Seperti dengan adanya perubahan pada era modern serta bantuan teknologi computer, maka konsumen dapat menikmatinya secara atraktif. Jadi new media ini member kesempatan akses on-demand yang diperuntukkan untuk berbagai konten. Tanpa batas tempat, perangkat digital serta umpan balik pengguna interaktif, pastisipasi kreatif dan pembentukan masyarakat dari isi media tersebut.
Lalu apakah computer bisa pula kita sebut sebagai new media? Karena banyak sekali orang yang beranggapan bahwa computer lah new media itu. Namun jika kita timbang, bukankah computer hanya sebuah mesin dan tidak bias dijadikan sebagai barometer sebagai new media itu sendiri.
Secara keseluruhan, media baru itu dapat dimisalkan dengan penggunaan internet. Sebenarnya kunci dari new media itu terdapat pada koneksi internet. Karena dengan internet, kita dapat mengetahui dan mendapatkan segala hal. Seperti halnya berita. Orang yang sangat sibuk dengan kegiatannya sehari-hari pasti tidak mempunyai banyak waktu untuk menyaksikan berita di televisi, sehingga akhirnya dia mencari semua berita itu lewat internet.
Meluasnya pemakaian teknologi digital sebagai pengantar informasi telah membuka jalan bagi Indonesia memasuki era New Media. Sejumlah grup industry media besar nasional secara strategis telah menyiapkan langkah konvergensi isi melalui dunia digital. Internet menjadi teknologi konvergensi yang menyatukan berbagai platform media dalam satu bentuk baru media.
Ada dua karakter “baru” dari media yang bertumbuh lewat internet itu. Pertama, kecenderungannya menyajikan peristiwa secara cepat dan dihadirkan lewat beragam platform sekaligus, dari video, suara dan teks. Kedua, melalui teknologi digital, pesan atau informasi menyebar secara horizontal dari satu pengguna ke satu komunitas atau sebaliknya. Misalnya, kemunculan You Tube, aplikasi jejaring social berbasis video membuat berbagai peristiwa penting dikirim oleh individu dan dengan sekejap informasi bergambar itu bias diakses secara global.
Pendek kata, internet telah merubah cara produksi dan distribusi informasi. Dari aspek industry media, ini termasuk lompatan penting setelah Guttenberg menemukan mesin cetak lima abad silam. Artinya, kesiapan infrastuktur bagi jalan dan berkembangnya media informasi digital kini lebih matang dibandingkan lima tahun silam. Internet telah menghimpun jutaan situs informasi dalam satu jaringan global. Internet juga mempermudah setiap orang mencari dan mendapatkan informasi dalam beragam bentuk, dari gambar, teks dan juga suara.
Jadi, New media adalah istilah yang dimaksudkan untuk mencakup kemunculan digital, komputer, atau jaringan teknologi informasi dan komunikasi di akhir abad ke-20. Sebagian besar teknologi yang digambarkan sebagai “media baru” adalah digital, seringkali memiliki karakteristik dapat dimanipulasi, bersifat jaringan, padat, mampat, interaktif dan tidak memihak. Beberapa contoh dapat Internet, website, komputer multimedia, permainan komputer, CD-ROMS, dan DVD. Media baru bukanlah televisi, film, majalah, buku, atau publikasi berbasis kertas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar